Tampilkan postingan dengan label GORESAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GORESAN. Tampilkan semua postingan

BELANJA AMAN DI HARGA TEMAN(dot)COM

hargateman(dot)com merupakan media yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. memiliki kelebihan diantaranya user interface yang simpel dan nyaman, serta serach engine yang friendly membuatnya nyaman untuk aktivitas jual beli.

selain itu, faktor keamanan juga diutamakan disini. terlihat dari digaetnya inapay sebagai partner resmi hargateman(dot)com. inapay sendiri merupakan media perantara transaksi antara penjual dan pembeli dimana pembeli dapat menitipkan pembayaran sementara di inapay sampai penjual mengirimkan barangnya, dan setelah barang sampai barulah inapay meneruskan pembayaran ke rekening penjual. selain itu diterapkan sistem seller point, dimana terdapat beberapa item yang dapat dipenuhi penjual yang akan menambah seller pointnya. semakin tinggi seller point, maka dapat lebih meyakinkan penjual sebagai penjual yang terpercaya.

terdapat pula fitur import kaskus, sehingga bagi penjual yang sudah memiliki thread di kaskus tidak perlu membuat thread ulang di hargateman(dot)com melainkan cukup klik, import kaskus maka thread serupa langsung muncul di hargateman(dot)com. penjual hanya tinggal mengedit beberapa hal bila diperlukan.

satu hal yang membuat saya kagum dengan pengelola hargateman(dot)com yaitu cara mereka mencari keuntungan. di salah satu tulisannya tertulis bahwa kru hargateman tidak akan pernah meminta bayaran apapun dari seller di hargateman. lantas darimana mereka mendapat untung? ternyata mereka pun ikut berjualan di sana. disinilah letak kekaguman saya. sehingga bila ada kesulitan yang dirasakan seller mereka juga ikut merasakan karena mereka pun merupakan seller disana.

berikut ini adalah beberapa tampilan hargateman(dot)com











bagi teman2 yang ingin bergabung di hargateman(dot)com baiknya melalui jalur undangan karna akan dapat 100 seller point. point yang lumayan untuk tambah2. kalau berminat bisa komen di blog saya dengan mencantumkan alamat email, atau tweet saya di @isanewtoon
dengan memberitahu alamat email teman2.

sebagai penutup saya ucapkan selamat berbelanja. dan jangan lupa mampir ke lapak saya di Perhiasan mutiara asli lombok (murah-muraaahh...!!!). tentunya saya beri Harga Teman :D
»»  READMORE...

WELCOME TO MY 'FAKE' LIFE


Beberapa hari ini saya mengalami fase yang paling membosankan (lagi). Yaitu fase dimana secara tiba-tiba di otak saya muncul fikiran tentang kehidupan. wuahh.. macam filsuf aja. padahal punya ilmunya aja nggak. Dan mungkin karena kealpaan ilmu itu yang membuat saya selalu bosan untuk memikirkannya.

Entah kenapa, saya selalu memandang hidup adalah suatu kejadian berulang dimana setiap -atau paling tidak kebanyakan- manusia saling berbagi basa basi. Betapa tidak, berapa banyak manusia yang bermanis muka di depan sang bos atau orang-orang yang menurutnya menguntungkan. Wajah itu mendadak datar ketika bertemu dengan orang yang tidak dikenal, atau orang yang tidak dianggap.

Yah, memang itu lebih baik ketimbang mereka yang bermanis-manis di depan sang pacar. hahahaha :D
bukan apa-apa, hanya saja saya terlalu skeptis dengan ketulusan mereka. Selalu saja saya berfikir mereka yang memilih untuk pacaran adalah orang-orang yang 'terjerumus' pada kebohongan hidup. (daripada ditimpuk aktivis pacaran mending kita sudahi saja bahasan di paragraf ini :p ).



Welcome To My Life
Ketika prayforJapan jadi trending topic di twitter, berapa banyak orang yang benar-benar berdo'a? atau jangan-jangan mereka hashtag cuma untuk formalitas? sekedar ngikutin orang banyak. dasar manusia abu-abu -______-"

Coba tebak, apa yang bikin banyak orang suka dengan kata-kata inspiratif? Saya pun tidak tahu statistiknya, tapi menurut saya, kebanyakan orang hanya suka dengan keindahan kalimatnya. that's why, beberapa orang mencoba menjadi inspirator amatir sekedar untuk mendapat apresiasi dari orang lain atas keindahan kata-kata yang dibuatnya tanpa peduli relevansi kalimat tersebut dengan kehidupan nyata. Dan berapa banyak orang yang benar-benar mengaplikasikan nasihat-nasihat quote itu? sedikit coooy...

Pernahkah orang di sekitar anda ketika makan mengatakan kepada anda "mari makan" ? Atau ketika berpisah mengatakan "ayo mampir". Cobalah sesekali turuti ajakannya. Kemungkinan besar dia akan kebingungan sendiri. Kenapa? Karena itu cuma basa-basi. It's so boring life. hoaaaam.. -__-

Lebih parah lagi orang ikut pengajian karena tuntutan sosial. Ngomongin Tuhan cuma kalo ada bencana. Entah siapa Tuhan mereka, saya hanya prihatin kepada Tuhannya. Kasian banget Tuhan mereka, sampe harus cari perkara dulu biar dapet perhatian umatnya.
Oh ternyata mereka ngaku Islam?? Wah kalo gitu sih dasar aja mereka yang geblek. Betapa banyak ayat-ayat Allah yang sudah sempurna sebagai petunjuk. Malah baru sadar pas ada bencana aja. Itupun kesadaran yang cuma sebatas kulit.



Semua basa-basi ini membuat saya menyimpulkan bahwa, barangkali yang membuat dunia ini indah adalah basa-basinya. Originalitas yang sudah terperkosa oleh wajah-wajah dan sikap palsu. So, kepada para makhluk-makhluk di luar bumi sana (emang ada yak? :p ) saya ucapkan "Welcome To My 'Fake' Life".









*Mungkin ini tulisan paling abstrak dari blog saya yang memang sudah abstrak. Tapi yakinlah bahwa ini tulisan yang paling original yang langsung lahir dari fikiran saya tanpa melalui proses penyaringan (minyak goreng kali -__- ), tanpa ngutip sumber apapun. (penting ga sih ngasih tau beginian?)

»»  READMORE...

MERUBAH PARADIGMA TAKUT


Suatu ketika dalam sebuah obrolan tercetus kata 'takut' dari mulut saya. kata takut yang searti dengan kata takut dalam kalimat berikut: 'bawa payung takut hujan', 'takut ga bisa dateng'. Kata takut yang saya pikir tidak perlu dipermasalahkan karena toh kata 'takut' di sini bukan berarti menyekutukan Allah dengan takut pada selain Nya. Hanya saja, hal yang terkesan sepele ini tetap saja memaksa saya untuk berkontemplasi -walaupun tidak terlalu mendalam- tentang hakikat dari rasa takut itu. Dan ternyata ada benarnya juga ucapan dia karena ucapan adalah refleksi dari pikiran, maka ketika anda sering mengucapkan kata takut artinya pikiran dan perasaan anda telah dipenuhi rasa takut. Dan diantara sekian banyak rasa takut yang hinggap di hati dan pikiran anda, boleh jadi salah satunya adalah rasa takut yang menyaingi takut pada Allah.


Takut menurut KBBI berarti rasa gentar menghadapi sesuatu yang dianggap akan mendatangkan bencana. Maka dapat disimpulkan bahwa rasa takut diawali dengan kepercayaan bahwa objek yang ditakuti memiliki kekuatan lebih yang tidak dapat kita tandingi sehingga membuat kita berusaha menghindarinya. Perhatikan kata yang saya cetak tebal. Di situlah alasan yang membuat seseorang dengan rasa takut memiliki kecenderungan menyekutukan Allah.

Dan saya merasa seakan-akan Allah ingin mempertegas ucapan teman saya ketika saya menemukan ayat ini:
“Karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kalian kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman”.(Ali ‘Imran 175).

Seperti kita ketahui bahwa Allah itu pencemburu.
“Sesungguhnya Allah merasa cemburu. Dan seorang mukmin pun merasa cemburu. Adapun kecemburuan Allah itu akan bangkit tatkala seorang mukmin melakukan sesuatu yang Allah haramkan atasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

sudah jelas bukan koherensi dari ayat dan hadits diatas? Ya, Allah akan cemburu pada makhluk-Nya yang takut pada selain-Nya. Maka jelaslah bahwa takut pada selain Allah itu tidak boleh, walaupun hanya dengan ucapan. Ucapan takut itu semakna dengan kata berikut: "untung ada lo. kalo nggak gw udah mati". Kalimat itupun berarti menduakan Allah.

Setidaknya ada empat kategori takut yang berbeda, yakni :

1. Takut pada kejadian interpersonal. Misalnya takut dikritik, ditolak, berkonflik, dan diserang orang lain.
2. Takut karena permasalahan eksistensial. Misalnya takut pada kematian, luka badan, darah, pembedahan, dan penyakit.
3. Takut pada binatang. Misalnya takut pada binatang buas, pada berbagai jenis serangga, dan pada beragam jenis reptil, seperti ular.
4. Takut yang berhubungan dengan tempat. Misalnya takut pada keramaian, takut pada ketinggian, takut pada tempat tertutup, takut melakukan perjalanan sendirian, dan lainnya.

Dari keempat kategori takut tersebut saya memiliki kesimpulan bahwa jika kita memiliki keyakinan akan kuasa Allah dan kita yakin dengan apa yang kita pilih dan apa yang kita jalani maka rasa takut itu tidak akan (lebih tepatnya, tidak semestinya) muncul. Walaupun tetap saja ada pretensi rasa takut muncul dengan sendirinya, itu lebih dikarenakan keyakinan yang kurang akan kuasa Allah.


Maka dari itu marilah kita ganti kata takut dengan kata yang lain seperti. waspada bisa menjadi salah satu substitusi dari kata takut. Maka kalimatnya menjadi "bawalah payung, untuk waspada seandainya turun hujan". Lihat, kalinat ini lebih menunjukkan sikap cerdas bukan? Kita mempersiapkan sesuatu untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Bukan karena takut. So,



TAKUT HANYA PADA ALLAH :D

»»  READMORE...

KETIKA GAMBAR BICARA (MENGUNGKAP MAKNA)


Hari ini saya baru saja mengganti design blog saya. Masih belum sempurna memang. Tapi hasrat untuk kembali menulis sudah menggelora hehe..
Saya hanya ingin mengungkapkan apa makna dibalik gambar-gambar yang saya buat untuk dijadikan design blog ini, ataupun gambar yang saya buat untuk profil picture facebook.
Pertama saya akan membahas pesan tersirat dari header blog ini. gambar seorang anak menunjuk awan berbentuk 'heart' kamudian ada tulisan yang muncul silih berganti. Jika tulisan itu dimunculkan sekaligus seperti inilah gambar aslinya

Tulisan itu adalah kutipan dari lirik lagu When The Children Cry yang dibawakan oleh White Lion. Salah satu lagu favorit saya karena liriknya yang menanamkan harapan dan keoptimisan terhadap anak-anak untuk menciptakan perdamaian di masa depan. masih 'bersih'nya hati dan fikiran mereka harus dijaga agar tidak dipoles oleh tangan-tangan kotor. Lantas bagaimana dengan tulisan blog yang ada di dalamnya? ah itu cuma biar nama blog ini lebih dikenal aja :D

Kemudian icon merah putih yang ada di samping link, dan gambar seorang pria membawa bendera palestina juga bukan sesuatu yang 'asal tempel'. Icon merah putih menunjukkan bahwa saya adalah seorang Indonesian. Tapi nasionalisme harus di nomer duakan ketika ada saudara seiman yang sedang mengalami penindasan.Bahkan Allah lah yang langsung memberi perintah kepada kita.
“Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan.” (QS. Al-Anfal: 72).

Lalu bagamana dengan warna-warna yang dipilih? Itu semua ga ada arti apa-apa selain cocok-cocokkan. Apalagi yang pink. Itu warna yang belum bisa saya ganti dikarenakan saya belum menemukan di mana kode yang membuat munculnya warna itu. Tapi karena keliatannya cocok jadi tidak saya ganti.

Selesai membahas blog, saya akan membahas pesan tersirat dari profil picture fb. Pertama kali saya menggunakan foto ini

Foto ini mengandung pesan insinuatif untuk mereka yang ramah di depan tapi buas di belakang, alias bermuka banyak. Maka dari itu ada tulisan random face di mukanya tanpa ada bentuk wajah. Hanya datar. Dan sejujurnya foto ini saya dapatkan dari avatar salah satu kaskuser tanpa izin pemiliknya. hehe (kalo agan baca ini maap yak. nanti ane kasih sendol dh kalo udah iso. doain aja cepet iso :Peace: )

Foto kedua lagi-lagi berisi sindiran

Kali ini saya menyindir mereka yang berlagak polos. Karena dalam perspektif saya kepolosan beda tipis dengan ketololan (hehe maap kalo terlalu kasar). Lagi-lagi saya memajang foto wajah datar, namun kali ini diberi cap 'innocence'. Mereka yang polos dan mereka yang tidak tahu sama-sama melakukan sesuatu tanpa tahu alasannya. Hanya ikut-ikutan. Tidak dapat membedakan mana yang baik, dan mana yang buruk. Wajah tanpa bentuk melambangkan ketiadaan usaha mereka untuk menjaga muka (baca: harga diri)nya.

Kemudian yang terakhir, yang masih terpajang saat ini,yang baru tadi pagi selesai dibuat.

Gambar ini mengandung seruan, ajakan, cenderung provokatif (nggak juga sih..). Jika gambar ini dapat bicara, dia akan berkata:
"Ayo, keluarkan suaramu. Sampaikan pendapatmu. Tunjukkan jati dirimu. Jangan jadi manusia 'samar', karena itu akan membuatmu menjadi manusia yang tidak berarti. Sama sekali tak berarti, karena kau hanyalah abu-abu"

»»  READMORE...

MUNGKIN COCOK DIBERI JUDUL 'BIJAKSANA'


yap. ini pertama kalinya saya ngeblog setelah lama "mati". walaupun masih dalam kebingungan apa yang harus saya tulis di sini :D
ditengah kebingungan akan hal yang hendak saya bicarakan di blog ini, tiba-tiba saya teringat satu kalimat yang menginspirasi: just do it dont thinkin to much. oke daripada kelamaan mikir topik mending tulis aja apa yang ada di otak. beginilah isi otak saya saat ini. jreng.. jreng..

akhir-akhir ini saya suka membaca quotes - quotes, terutama tentang kebijaksanaan. sejujurnya bukan karena saya ingin dianggap bijak. tapi semata-mata karena saya suka dengan susunan kalimatnya. hehe
diantara banyak kata2 bijak ada beberapa yang akan saya kutip di sini. diantaranya kata-kata dari confucius berikut
"By three methods we may learn wisdom: First, by reflection, which is noblest; Second, by imitation, which is easiest; and third by experience, which is the bitterest."
saya memiliki penafsiran tersendiri dari kalimat ini. entah benar atau tidak, salah satu cara mendapatkan kebijaksanaan adalah dengan merefleksikan apa yang terpikirkan. artinya konsep-konsep kebijaksanaan telah kita dapat sebelumnya. barangkali didapat dari intuisi. maka dari itu confucius menyebutnya which is noblest.
cara kedua aadalah dengan imitasi. ada kerancuan di sini. saya agak bingung (lagi-lagi bingung) disini. sejatinya yang dimaksud imitasi disini adalah dengan mencontoh orang bijak terdahulu. lantas pertanyaannya, "bagaimana jika seorang menjadi bijak dengan berguru dari quote2 orang bijak? dapatkah ia disebut imitasi secara tidak langsung? atau ia termasuk golongan orang yang menjadi bijak karena dapat merefleksikan ilmu yang didapat dari orang bijak? hmm entahlah saya tidak menemukan jawabannya :D
terakhir adalah pengalaman. teringat ucapan (kalo ga salah) profesor Roy Sembel bahwa "Orang pintar belajar dari pengalaman sendiri sementara orang bijak belajar dari pengalaman orang lain. Kesimpulannya, ternyata jadi orang pintar itu menyakitkan ya. hehe
ga gitu juga ding. bahwa jadi orang pintar itu baik, tapi alangkah lebih enak kalo kita dapat berlaku bijak. buat apa bersakit-sakit mencoba suatu hal yang sudah pernah orang lain lakukan dan ternyata gagal? mending belajar dari kegagalan orang lain, lantas pilih jalan lain yang lebih berpeluang untuk berhasil :D
tapi ini cuma penafsiran subyektif saya aja. bukan bermaksud ingin menggurui apalagi pengen dianggep bijak.


wah ngomong-ngomong pengen dianggep bijak jadi keinget 1 kata lagi nh. kali ini dari shakspeare. dia bilang orang bodoh selalu menganggap dirinya bijak. tetapi orang bijak menganggap dirinya bodoh.
wah mendadak pikiran saya masuk dalam situasi paradoksal. di satu sisi saya merasa bodoh karena pengetahuan saya yang masih sempit. dengan deskripsi itu maka saya menganggap diri saya sudah cukup bijak. dan karena saya merasa diri saya bijak, jadi membuat saya merasa bodoh lagi karena mengingat kalimat si shakespeare. aduh, betapa rumitnya hidup ini :p

ya baiklah. daripada berlaut-larut saya membicarakan kebingungan dan keparadoksalan pemikiran saya, lebih baik saya sajikan beberapa kutipan kata-kata bijak. silahkan dinikmati :D

A man begins cutting his wisdom teeth the first time he bites off more than he can chew.
Herb Caen

A prudent question is one-half of wisdom.
Francis Bacon

All this worldly wisdom was once the unamiable heresy of some wise man.
Henry David Thoreau

By three methods we may learn wisdom: First, by reflection, which is noblest; Second, by imitation, which is easiest; and third by experience, which is the bitterest.
Confucius

Cleverness is not wisdom.
Euripides

Common sense in an uncommon degree is what the world calls wisdom.
Samuel Taylor Coleridge

Does wisdom perhaps appear on the earth as a raven which is inspired by the smell of carrion?
Friedrich Nietzsche

Every man is a damn fool for at least five minutes every day; wisdom consists in not exceeding the limit.
Elbert Hubbard

He dares to be a fool, and that is the first step in the direction of wisdom.
James Huneker

He who devotes sixteen hours a day to hard study may become at sixty as wise as he thought himself at twenty.
Mary Wilson Little

Honesty is the first chapter in the book of wisdom.
Thomas Jefferson

In seeking wisdom thou art wise; in imagining that thou hast attained it - thou art a fool.
Lord Chesterfield

It is a characteristic of wisdom not to do desperate things.
Henry David Thoreau

It is astonishing with how little wisdom mankind can be governed, when that little wisdom is its own.
William Ralph Inge

It requires wisdom to understand wisdom: the music is nothing if the audience is deaf.
Walter Lippmann

Knowledge comes, but wisdom lingers.
Alfred Lord Tennyson

Learning sleeps and snores in libraries, but wisdom is everywhere, wide awake, on tiptoe.
Josh Billings

Memory is the mother of all wisdom.
Aeschylus

Never does nature say one thing and wisdom another.
Juvenal

Nine-tenths of wisdom is being wise in time.
Theodore Roosevelt

No man was ever wise by chance.
Lucius Annaeus Seneca

Patience is the companion of wisdom.
Saint Augustine

Some folks are wise and some are otherwise.
Tobias Smollett

The art of being wise is the art of knowing what to overlook.
William James

The doors of wisdom are never shut.
Benjamin Franklin

The more sand that has escaped from the hourglass of our life, the clearer we should see through it.
Jean Paul

The older I grow the more I distrust the familiar doctrine that age brings wisdom.
H. L. Mencken

The only true wisdom is in knowing you know nothing.
Socrates

The truest wisdom is a resolute determination.
Napoleon Bonaparte

The wisdom of the wise and the experience of the ages are perpetuated by quotations.
Benjamin Disraeli

The wisdom of the wise is an uncommon degree of common sense.
Dean Inge

The young man knows the rules, but the old man knows the exceptions.
Oliver Wendell Holmes

There is a wisdom of the head, and a wisdom of the heart.
Charles Dickens

To be satisfied with a little, is the greatest wisdom; and he that increaseth his riches, increaseth his cares; but a contented mind is a hidden treasure, and trouble findeth it not.
Akhenaton

To conquer fear is the beginning of wisdom.
Bertrand Russell

Turn your wounds into wisdom.
Oprah Winfrey

We are made wise not by the recollection of our past, but by the responsibility for our future.
George Bernard Shaw

When I can look life in the eyes, grown calm and very coldly wise, life will have given me the truth, and taken in exchange - my youth.
Sara Teasdale

Wisdom begins at the end.
Daniel Webster

Wisdom begins in wonder.
Socrates

Wisdom doesn't necessarily come with age. Sometimes age just shows up all by itself.
Tom Wilson

Wisdom is a sacred communion.
Victor Hugo

Wisdom is found only in truth.
Johann Wolfgang von Goethe

Wisdom is knowing what to do next; virtue is doing it.
David Starr Jordan

Wisdom is not wisdom when it is derived from books alone.
Horace

Wisdom is the quality that keeps you from getting into situations where you need it.
Doug Larson

Wisdom is the reward you get for a lifetime of listening when you'd have preferred to talk.
Doug Larson

Wisdom is the supreme part of happiness.
Sophocles

Wisdom outweighs any wealth.
Sophocles

Wisdom stands at the turn in the road and calls upon us publicly, but we consider it false and despise its adherents.
Khalil Gibran

Wisdom, compassion, and courage are the three universally recognized moral qualities of men.
Confucius


»»  READMORE...

MAULID NABI, BOLEHKAH?

Jutaan umat Islam di seluruh belahan dunia memperingati tanggal 12 Rabi’ul Awwal setiap tahun, memperingati hari kelahiran Rasulullah saw. Kaum muslimin saling memberi ucapan selamat, hadiah, dan aneka hidangan yang dipersiapkan untuk peringatan tersebut, bahkan penjual aneka makanan mendapatkan pesanan yang beragam dan melimpah, sesuai kebiasaan dan tradisi khas tempat masing-masing.

Waktu berjalan, peringatan maulid Nabi saw. berkembang secara resmi di kalangan pejabat, raja dan pemimpin umat Islam dengan saling memberi ucapan selamat, do’a-do’a keberkahan, bagi-bagi hadiah untuk penghafal Al Qur’an, orasi dan pidato politik.

Pertanyaannya adalah, Kapan peringatan maulid Nabi saw. bermula ?
Apakah peringatan maulid Nabi saw. di benarkan dalam Islam ?
Apa hukumnya secara syariah memperingati maulid Nabi saw. ini?

Pertanyaan-pertanyaan yang terus terulang saat ada peringatan maulid Nabi saw. setiap tahunnya. Bersamaan dengan itu, masih ada perdebatan seputar hukum memperingati maulid, meskipun Rasulullah saw. sendiri tidak pernah memperingati hari kelahirannya, begitu juga dengan para sahabat dan tabi’in yang merupakan generasi pilihan.

Tradisi Fathimiyyah


Sumber-sumber sejarah menceritakan bahwa, di Mesir ada sekelompok pendukung Fathimah putri Nabi, mereka disebut Fathimiyyin, mereka lah pertama kali yang mengadakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Mereka mengadakan peringatan secara besar-besaran, mereka membagi-bagikan aneka makanan. Di samping memperingati kelahiran Nabi, mereka juga memperingati hari-hari kelahiran keluarga “ahlul bait” Nabi saw.

Inilah kenyataan sejarah yang menjadikan sebagian ulama fiqh menolak peringatan Nabi saw., dan memasukkan katagori bid’ah dalam urusan agama yang tidak ada dasar hukumnya. Rasulullah saw. tidak pernah memperingati hari kelahirannya sepanjang hidupnya, begitu juga para sahabat dan tabi’in.

وهو القائل صلى الله عليه وسلم: “من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد”

“Barangsiapa yang membuat hal baru dalam urusan agama kami yang tidak ada dasar hukumnya, maka ia tertolak.” Artinya tidak termasuk dari ajaran Islam.

Para penentang perayaan maulid juga bersandar para praktek perayaan maulid ketika masa Fathimiyyin yang lebih cenderung berlebihan dalam menyebarkan ajaran syi’ah. Tujuan dari peringatan ini, sebagaimana yang dilihat oleh ahli fiqh sekaligus da’i, Abdul Karim Al Hamdan, adalah penyebaran aqidah syi’ah dengan kedok cinta keluarga Nabi dan disertai dengan praktek-praktek yang tidak diperbolehkan hukum, seperti berlebihan di dalam menghormati pemimpin dengan cara-cara sufiestik yang sudah menjerus pada kultus individu, berdo’a kepada selain Allah, bernadzar kepada selain Allah swt. Inilah bentuk-bentuk peringatan maulid Nabi semenjak kelompok Fathimiyyin sampai sekarang, baik di Mesir atau di belahan dunia lainnya.

Mengapa Kita Tidak Memperingati?

Dalam sudut pandang yang berbeda, Dr. Muhammad ‘Alawi Al Maliki Al Husaini, seorang ahli fiqh, memandang bolehnya memperingati maulid Nabi saw. dengan diisi kegiatan yang bertujuan mendengarkan sejarah perjalanan hidup Nabi saw. dan memperdengarkan pujian-pujian terhadapnya. Ada kegiatan memberi makan, menyenangkan dan memberi kegembiraan terhadap umat Islam. Meskipun ia menekankan tidak adanya pengkhususan peringatan pada malam hari tertentu, karena itu termasuk katagori bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam agama.

Riwayat dari Rasulullah saw, bahwa beliau mengagungkan hari kelahirannya, beliau bersyukur kepada Allah pada hari itu, atas nikmat diciptakan dirinya di muka bumi dengan membawa misi rahamatan lil’alalmin, mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya. Ketika Rasulullah saw. ditanya tentang sebab beliau berpuasa pada hari Senin dalam setiap pekan, beliau bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, (ذلك يوم فيه ولدت). “Itu hari, saya dilahirkan.”

Terkait bahwa para sahabat dan tabi’in tidak melaksanakan maulid, Dr Al Husaini mengatakan:

“Apa yang tidak dikerjakan oleh salafus shaleh generasi awal Islam, tidak otomatis menjadi bid’ah yang tidak boleh dikerjakan. Justru perlu dikembalikan kepada persoalan aslinya, yaitu sesuatu yang membawa mashlahat secara syar’i menjadi wajib hukumnya, sebaliknya sesuatu yang menjerumuskan kepada haram, maka hukumnya haram.”

Menurut padangan Dr. Al Husaini, jika memperingati maulid Nabi membawa mashlahat secara syar’i, maka hukumnya dianjurkan, karena di dalamnya ada kegiatan dzikir, sedekah, memuji Rasul, memberi makan fakir-miskin, dan kegiatan lainnya yang diperbolehkan karena membawa manfaat.

Tergantung Kegiatan

Sebagian ulama mengingkari peringatan maulid, karena di dalamnya bercampur dengan bid’ah dan kemungkaran yang terjadi sebelum abad Sembilan Hijriyah, dengan bersandar pada hukum asli, yaitu “Menolak kerusakan lebih di dahulukan dari pada meraih mashalahat.”

Ulama ahli Fiqh dari madzhab Maliki, Tajuddin Al Fakihani juga membolehkan. Sebagian ada yang malah menganjurkan, seperti Imam Jalaluddi As Suyuthi dan Ibnu Hajar Al Asqalani, namun mereka mengingkari praktek-praktek bid’ah. Pendapat mereka ini bersandar pada firman Allah swt, {وذكرهم بأيام الله} “Dan ingatkanlah mereka dengan hari-hari Allah.”

Sejumlah ulama Al Azhar, terutama Syaikh ‘Athiyyah Shaqr rahimahullah, telah berfatwa tentang dibolehkannya memperingati maulid Nabi dengan syarat.

Fatwa itu tertuang sebagai berikut:

“Rasulullah saw telah menetapkan bahwa hari di mana beliau dilahirkan memiliki keutamaan dibanding dengan hari-hari lainnya. Setiap mukmin hendaknya bersungguh-sungguh dalam meraih keagungan pahala, mengutamakan amal. Itulah alasan memperingati hari ini. Dan bersyukur kepada Allah swt atas pemberian-Nya yang sangat besar, berupa kelahiran Nabi akhir zaman yang memberi petunjuk kepada kita menuju syari’at-Nya yang membawa kelestarian. Namun dengan syarat tidak membuatkan gambar-gambarnya secara khusus. Bahkan dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah swt atas apa yang disyariatkan, mengenalkan manusia keutamaan dan keagungan pribadi Rasul, tidak keluar dari koridor syariat dan berubah menjadi hal yang diharamkan secara hukum, seperti ikhthilat atau campur baur laki-laki dan perempuan, cenderung kepada kegiatan yang tidak ada gunanya dan hura-hura, tidak menghormati baitullah, dan termasuk yang dikatagorikan bid’ah adalah tawasul terhadap kuburan, sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran agama dan bertentangan dengan adab.”

Jika yang dominan adalah kegiatan-kegiatan seperti di atas, maka yang diutamakan adalah mencegah kerusakan sebagaimana kaidah ushul:

“Mencegah kerusakan lebih didahulukan dari pada meraih maslahat.”

Namun jika hal-hal positif lebih dominan dan manfaat secara syar’i didapatkan, maka tidak ada larangan memperingati maulid Nabi saw. dengan tetap mengantisipasi hal-hal negatif sesuai kemampuan.” Allahu ‘alam

SUMBER : dakwatuna.com
»»  READMORE...

WAJIBNYA JILBAB BAGI WANITA MUSLIMAH

Begitu banyak sekarang ini para wanita yang menyepelekan dalam memakai jilbab. Padahal mereka tahu bahwa memakai jilbab itu hukumnya WAJIB! Karena hal itu merupakan PERINTAH yang jelas tertulis dalam AL-‘QURAN dan AS-SUNNAH, seperti dalam firman-Nya berikut ini :

“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu , anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-orang mu’min, Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang.” (QS. Al-Ahzab : 58).

Itu adalah salah satu dalil dari sekian banyak dalil yang menyebutkan WAJIBNYA wanita memakai jilbab. Tapi kenyataannya begitu banyak wanita yang tidak peduli terhadap PERINTAH Allah ini. Dan Allah mengancamnya dengan KESESATAN. Seperti dalam firman-Nya berikut ini :

“Dan barang siapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab : 36).

Dan maksiat (Melanggar perintah Allah) yang dilakukan secara terang-terangan seperti ini TIDAK DIMAAFKAN oleh Allah, seperti dalam hadist shahih berikut ini:

“Setiap umatku (yang bersalah) akan dimaafkan, kecuali orang yang secara terang-terangan (berbuat maksiat)”. (HR. Bukhari & Muslim).
»»  READMORE...

PESAN SAYA

Kayaknya blog ini bakal jadi "BLOG ABADI" klo mengutip omongan Edwin. maksudnya tulisan di blog ini bakal itu-itu aja. ga tambah n ga kurang. knapa?? karna di rumah saya internet ga berfungsi. paling ngga untuk sementara waktu.

Tapi..tapi..

walaupun blog ini vakum, macet, mandek, atau apalah namanya, yang jelas dakwah ga akan berhenti. watawa saubil haq, watawa saubil sabr tidak akan putus hanya karna ga bisa ngeblog. masih ada facebook saya dengan username Isa Cahya atau bisa diklik di sini karna masih suka saya pantau lewat HP. Atau bisa temuin saya di kampus, rumah, atau terkadang di SMAI PB SOEDIRMAN 2 BEKASI. (sok penting amat yee gue...)

Yang jelas 1 pesan saya -semoga bukan pesan terakhir- jangan pernah LELAH dalam berdakwah tapi harus selalu LILLAH

Serulah mereka ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik serta bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu adalah Yang lebih mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (Qs. an-Nahl [16]: 125)
»»  READMORE...

KETIKA UMAT ISLAM MERAYAKAN NATAL

Hari ini, 12 Rabiul Awal adalah hari dimana banyak umat Islam di Indonesia –mungkin di dunia- merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ada yang merayakannya dengan sekedar kumpul-kumpul, makan-makan, pengajian, dan ada juga yang merayakannya dengan acara besar layaknya pesta. Di instansi-instansi seperti di sekolah banyak umat Islam yang merayakan Maulid Nabi dengan lomba-lomba atau yang sejenisnya. Sebuah hajatan besar yang tentunya juga memakan dana besar. Pertanyaannya adalah : “Bolehkah kita melakukan perayaan atas hari lahir nabi Muhammad SAW.? Mengingat segala yang berhubungan dengan beliau adalah ibadah.

Maulid berarti lahir. Mauild Nabi adalah suatu acara merayakan kelahiran nabi Muhammad SAW. Maulid memiliki arti yang sama dengan natal yang dirayakan kaum Kristen. Hanya yang membedakan adalah jika Maulid merayakan hari lahir nabi Muhammad sedangkan natal dalam Kristen adalah merayakan kelahiran Kristen. Tapi sebetulnya keduanya memiliki esensi yang sama.

Kita mulai dari hadits yang berkaitan dengan Maulid. Ada cukup banyak hadits yang berkaitan dengan ini. Seperti perkataan yang dinisbatkan kepada Muhammad SAW. berikut

“Barangsiapa yang merayakan hari kelahiranku, maka aku akan menjadi pemberi syafa'atnya dihari Kiamat. dan berangsiapa yang menginfaqkan satu dirhaam untuk maulidku maka seakan-akan dia telah menginfaqkan satu gunung emas di jalan Allah."

Dan beberapa perkataan serupa yang dinisbatkan kepada Abu Bakar, Umar, Utsman, dan Ali sebagaimana dalam kitab Madarij as-Shu'udh hlm.15 karya Syaikh Nawawi Banten. (Lihat Hadist-Hadist bermasalah Prof. Ali Mustofa ya'qub hlm.102). (Dikutip dari : kuliahsyariah.multiply.com).

Sayangnya hadits ini ternyata palsu karena tidak ada sanadnya. Bahkan Ketika Syaikh Abu Ubaidah masyhur bin hasan Alu Salman,- Salah seorang murid Syaikh al-Albani- ditanya tentang hadist ini, beliau menjawab:

"Ini merupakan kedustaan kepada Rasulullah yang hanya dibuat-buat oleh para Ahlu Bid'ah."

Sampai sini sebetulnya sudah cukup jelas bahwa tidak ada hadits yang menerangkan tentang Maulid Nabi. Padahal tidak ada ibadah yang tidak diberi contoh oleh Rasulullah.

Tapi saya akan memberikan beberapa alasan mengapa saya termasuk orang yang tidak setuju dengan peringatan Maulid Nabi ini. Berikut alasannya.

~ Menyerupai ibadah kaum Nasrani.
Man tasyabbaha bi qoumin fa huwa minhu “Barang siapa mengikuti suatu kaum, maka ia temasuk (kaum itu)”

~ Banyak diantara umat muslim yang mengikuti perayaan ini semata-mata hanya karena meneruskan tradisi tanpa mereka mengetahui ilmunya, dan tidak megerti dasarnya.
“ Dan janglah kamu megikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabnya”. (Q.S. Al-Isra : 36)

~ Pada sebagian kaum Muslimin dalam merayakan maulid mereka membacakan Barzanji, sebuah ritual membacakan puji-pujian kepada Nabi saw yang di dalamnya juga terdapat jentik-jentik kesyirikan dan pujian yang melampaui batas Syari'at terhadap Nabi saw (ithra'), namun mereka menganggap itu sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Barzanji adalah suatu syair yang isinya cenderung mengkultuskan nabi Muhammad. Hal ini membuat sebuah praktek kesyirikan menjadi terselubung dalam nuansa yang dianggap ibadah.
"Janganlah kalian berlebihan memujiku sebagaimana orang-orang Nashrani berlebihan memuji putera Maryam. Aku tidak lain hanyalah seorang hamba, maka Katakanlah hamba Allah dan Rasul-Nya." [HR. Bukhari dari 'Umar ra]

~ Ibnu Taymiyyah dalam kitabnya “Iqtidlous SirotulMustaqim Mukholafata Ashabil Jahim” Hal 295 tentang Maulid Nabawy : “Tidak pernah dilakukan oleh as salafus sholeh padahal dorongan untuk diadakannya perayaan ini sudah ada, dan tidak ada penghalangnya, sehingga seandainya perayaan inisebuah kebaikan yang murni atau lebih besar, niscaya as salaf –semoga Allah meridloi mereka- akan lebih giat melaksanakannya daripada kitadalam mencintai Rasulullah dan mengagungkannya, dan mereka lebih bersemangat dalam mendapatkan kebaikan. Dan sesungguhnya kesempurnaan rasa cintadan pengagungan kepada beliau terletak pada sikap mengikuti dan mentaati perintahnya, dan menghidupkan sunnah-sunnahnya, baik yang lahir ataupun batin, serta menyebarkan ajarannya, dan berjuang dalam merealisasikan hal itu dengan hati, tangan dan lisan. Sungguh inilah jalannya para ulama’ terdahuludari kalangan kaum mujahirin dan Anshor yang selalu mengikuti mereka dalam kebaikan”. Dan silahkan baca pernyataan beliau dalam kitab ‘Al Fatawa Al Misryah 1/312

~ Acara yang membroskan banyak uang. Padahal, seperti kita ketahui bersama saat ini saudara-saudara kita banyak yang sedang membutuhkan uluran tangan kita. Sementara kita disini justru asyik-asyik merayakan natal.
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.(Q.S. Al Israa : 26-27)

~ Kalaupun toh ada perayaan, mengapa harus bersenang-senang sedangkan kematian nabi juga terjadi di hari yang sama. Bukankah lebih baik jika kita bekabung saja? Tapi itu semua tidak diperintah oleh Allah dan tidak pernah dicontohkan baik oleh Rasulullah, Sahabat, Tabi’in, serta Tabi’ut Tabi’in sehingga kita dilarang mengerjakannya.

~ Agama Islam telah betul-betul sempurna pada masa Rasulullah sehingga tidak perlu, bahkan tidak boleh ada penambahan Ibadah apapun karena pasti akan tertolak
: "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agamamu dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagimu." (Q.S. Al-Maidah:3)
Juga hadits Rasulullah yang berikut ini :
"Siapa yang mengada-adakan sesuatu dalam agama kami ini, sesuatu yang tidak ada dasar daripadanya, maka dia itu pasti tertolak." (H.S.R. Bukhari dan Muslim)
Dan yang ini
"Janganlah kalian mengada-adakan perkaraperkara yang baru dalam agama, karena setiap perkara yang baru adalah bid’ah dan
setiap bid’ah adalah sesat." (H.S.R. Abu Daud dan Ibnu Majah Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud, hadits no. 3851).


Dan mungkin masih banyak alasan yang bisa dikemukakan untuk membuktikan bahwa Maulid Nabi adalah tidak ada. Namun hanya beberapa saja yang saya sampaikan.

Wallahu a’lam bishowab
»»  READMORE...

YANG SUNNAH YANG TERJAJAH

~ Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudera dieksekusi pada 8 November 2008 pukul 23.20

~ Sejak 1979 hingga 2006 Abu Bakar Ba’asyir berkali-kali dipenjara dan beberapa kali mendapat tuduhan yang ternyata tak terbukti

~ Ratusan muslim di Poso dibantai oleh kelompok orang terlatih bernama Kelelawar Hitam

~ Penduduk muslim Rohingya melarikan diri dari negaranya (Myanmar) dengan menggunakan perahu karena tidak tahan dengan siksaan yang didapatkan di negaranya sehingga mereka disebut ‘Manusia Perahu’

~ Pembantaian terjadi terhadap muslim di Gaza, Palestina oleh Zionis Israel. Yang terbaru terjadi pada akhir Desember 2008 hingga Januari 2009 yang mengakibatkan lebih dari 1000 orang Syahid

~ Pengeboman di hotel J.W. Marriott diyakini oleh Amerika dilakukan oleh orang Islam yang tergabung dalam organisasi ‘Jamaah Islamiah’ dan ternyata dapat dibantah oleh Joe Vialls, ahli masalah peledakan dari Australia. (Silahkan baca : Swaramuslim.net

~ Jerman memberlakukan hukum baru yang melarang wanita mengenakan jilbabnya

Dan masih banyak lagi kejadian-kejadian yang menimpa kaum muslimin di penjuru dunia. Semakin hari, alih-alih terjadi dekadensi penindasan terhadap umat Islam, justru yang ada malah meningkat. Belum lagi ditambah sebutan ‘TERORIS’ bagi mereka yang berusaha menegakkan syari’ah Islam di bumi Allah ini. Ironisnya lagi, ternyata penindasan tidak hanya dilakukan oleh orang kafir yang jelas-jelas menyatakan bahwa mereka seorang ‘Islamophobia’ tetapi banyak juga umat Islam –lebih tepatnya Islam Abangan- yang ikut-ikutan mengatakan “Mereka Adalah Teroris” sambil menunjuk orang-orang yang berusaha menegakkan syari’ah Islam.

Siapa lagi dalang dibalik semua ini kalau bukan Amerika dan sekutunya yang dibekingi Zionis Yahudi yang seolah Mereka menghalalkan segala cara agar dapat menginterpretasikan setiap muslim, terutama yang teguh dengan aqidahnya sebagai teroris dan merupakan ancaman dunia. Distorsi, manipulasi, dan kebohongan-kebohongan yang keluar dari mulut pemimpin-pemimpin Amerika dan sekutunya seolah menjadi hal yang lumrah dan tidak bisa dilanggar. Bahkan mereka rela membohongi publiknya sendiri lewat media demi memuluskan langkahnya (baca: Dosa-Dosa Media Amerika, Jerry D. Gray).

Baik. Saya akan mencoba memberikan sedikit definisi teroris menurut Amerika. Teroris menurut Amerika adalah “Semua tindakan yang menolak tunduk, bahkan melawan kepada politik Amerika yang keji”.

Dari situ sudah jelas alasan mengapa orang-orang yang saya sebut di atas dicap teroris. Karena mereka menolak untuk ‘inggih-inggih’ kepada Amerika, mereka menolak mencium telapak kaki busuk “George W. Bush”, mereka menolak ketika tanah mereka dijarah oleh si ‘anak manis’ Israel yang selalu berlindung di bawah ketiak Amerika, bahkan mereka melawan ketika tubuh-tubuh suci mereka akan dijadikan boneka oleh tentara-tentara biadab US karena akan ternajisi oleh tangan-tangan kotornya.

Lihatlah bagaimana Irak yang katanya memiliki senjata pemusnah massal hingga dicap teroris dan kemudian diperangi tapi tidak pernah terbukti hingga sekarang. Tapi Amerika dan Israel yang memiliki nuklir, bom phosphor, dan senjata-senjata canggih lainnya, yang malah telah terbukti digunakan untuk praktik genosida justru tak tersentuh hokum apapun.

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (Q.S. Al baqarah:120)

Yang sunnah yang terjajah. Allah sudah mengungkapkannya dalam Surat di atas. Dan Allah menyuruh kita, orang-orang yang berusaha mempertahankan sunnah agar teguh pada pendirian karena Allah akan selalu menjadi pelindung bagi orang-orang beriman. Dan kemenangan adalah sebuah keniscayaan bagi orang-orang yang selalu setia pada ajaran Allah dan Rasul-Nya. Karena itulah janji Allah.

”Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti(Q.S. An Anfal:65)”

Maka kita memang dilarang untuk gentar terhadap kaum kafir yang akan selalu menindas kita. Kita tidak boleh tunduk kepada aturan-aturan jahat ”Anjing-Anjing Yahudi”. Tapi memohonlah kepada pemilik anjing itu, yaitu Allah SWT. agar menutup mulut anjing-anjing itu sehingga tak lagi dapat menggonggong atau menggigit keimanan kita.

Wallahu a’lam bishowab
»»  READMORE...

Insya Allah, Yang Esensinya (Kian) Tereduksi

Remaja muslim kontemporer emang aneh. Tentu hanya sebagiannya. Itu yang ada di pikiran saya kemarin. Begini kisahnya. Kemarin teman saya menanyakan perihal kesanggupan saya bikin janji wawancara dengan dokter Senin besok. Dan dengan yakinnya saya jawab “Insya Allah”. Sampai di situ tidak ada yang aneh memang. Tapi setelah saya mengucapkan kalimat “Insya Allah” itu spontan teman saya menimpali “Yah Insya Allah. Berarti ga bisa donk??!”

Waduh?? Sebenernya dia ngerti ga sih makna Insya Allah?

“Dan janganlah kamu mengatakan terhadap sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi, kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhan-Mu jika kamu lupa dan katakanlah “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini.” (Q.S Al-Kahfi 18: 23-24)

Jelas sekali kalau Insya Allah adalah ucapan janji yang paling tinggi. Insya Allah secara harfiah berarti “Jika Allah Menghendaki”. Yang artinya, selama tidak ada halangan yang berat dan masih memungkinkan untuk memenuhi janji tersebut maka wajiblah baginya untu memenuhi janjinya. Sebab kalau sampai dilanggar, artinya dia telah mendistorsikan ucapan Allah. Karena ketika dia melanggar janji, sama saja dia mengatakan “Allah tidak menghendaki saya untuk memenuhi janji” padahal yang sebenarnya terjadi adalah Allah mengizinkannya. Bayangin, mendistorsikan ucapan manusia aja dosa, apalagi kalimat Allah?? Astagfirullah..

Yah, begitulah fakta yang ada saat ini. Sebagian dari kita hanya menganggap kalimat Insya Allah sebagai eufemisme dari kata tidak. Mereka mengucapkan Insya Allah hanya karena ga enak hati untuk bilang tidak bisa, yang dianggap kurang sopan. Hingga saat ini kalimat Insya Allah telah mengalami oversimplikasi dan pada akhirnya disepelekan karena dianggap sebagai “janji main-main”.

Sebegitu tak pantaskah ucapan itu di masa sekarang hingga banyak orang (termasuk teman saya tadi) tidak lagi menganggap kalimat itu sebagai suatu kepastian untuk memenuhinya? Apakah setiap orang kini menginterpretasikan kalimat Insya Allah sebagai suatu ketidakpastian sehingga mereka menginginkan kata “pasti” untuk lebih meyakinkannya? Menurut hemat saya, silahkan saja orang mengatakan “saya PASTI datang”, “besok PASTI tidak hujan”, dan pasti-pasti yang lain. Hanya saja, orang yang boleh mengucapkannya hanyalah orang yang mampu melampaui ilmu Allah, atau minimal bisa menyamai-Nya. Dia bisa memperkirakan apa yang akan terjadi satu detik lagi, satu jam lagi, atau satu hari lagi. Tapi adakah manusia yang mampu melakukannya? Saya rasa tidak akan ada kecuali dukun yang “sok tau”, yang cuma bisa memberikan 1 kebenaran dari 1001 ucapannya. Sedangkan 1000 lainnya adalah bohong. Bahkan anda tidak akan bisa memprediksi apa yang akan terjadi setelah anda selesai membaca artikel ini.

Lain hal dengan kalimat Insya Allah. Sebagai ciptaan Allah, kita hanya bisa menyerahkan segala urusan –termasuk janji- kepada-Nya. Perihal Allah mengizinkan kita memenuhinya atau tidak itu belakangan. Namun kita tetap harus yakin bahwa Allah akan mengizinkannya. Kalaupun tidak diizinkan, pasti ada hikmah dibalik itu. Dan kita tidak lagi memiliki hutang janji karena sejak awal kita sudah mengatakan “Jika Allah Mengizinkan”. Tapi jika tidak ada halangan yang berarti -yang membuat kita betul-betul tidak bisa memenuhi janji tersebut- maka diwajibkan baginya untuk memenuhi janjinya dikrenakan Allah telah mengizinkannya.

Wallahu a’lam bisshawab
»»  READMORE...